BATAS MASA HADHANAH (Studi Analisis Menurut Pendapat Mazhab Maliki)

  • Riri Silvia staidarularafah.ac.id

Abstrak

Islam menyuruh kita mempunyai anak, tetapi sekaligus menjelaskan bahwa anak harus dididik menjadi seorang yang shaleh dan shalehah, untuk mewujudkan hal tersebut bukanlah suatu hal yang mudah karena memerlukan usaha yang intensif untuk membesarkan, merawat dan menjaga mereka secara tepat. Hal ini terbukti dengan adanya fakta kehidupan yang menunjukkan bahwa tidak sedikit perkawinan yang telah dianugerahi seorang anak serta dibangun dengan susah payah pada akhirnya harus bubar karena kemelut rumah tangga yang menghantamnya. Akibatnya tidak sedikit pula anak yang dilahirkan dari perkawinan itu menanggung derita bahkan trauma yang berkepanjangan. Adapun jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis Penelitian Pustaka (Library Research), yaitu suatu penelitian yang sumber datanya diperoleh dari pustaka, buku-buku dan karya tulis yang relevan dengan pokok permasalahan yang diteliti. Dalam penelitian ini, jenis penelitian menggunakan penelitian hukum Yuridis Normatif yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka dan data sekunder sesuai dengan kebutuhan penelitian. Penentuan batas masa hadhanah menurut Mazhab Maliki sampai anak baligh bagi laki-laki atau telah menikah bagi perempuan. Adanya perbedaan antara anak laki-laki dan anak perempuan dalam hal masa berakhir hadhanah disebabkan perbedaan kemaslahatan dari anak laki- laki dan anak perempuan. Dengan demikian, tidak ada kejelasan terkait batas masa hadhanah secara konkrit. Akan tetapi, tergantung kondisi dari anak tersebut apakah telah dewasa atau telah menikah. Dampak yang ditimbulkan akibat adanya penentuan batas masa hadhanah yaitu hilangnya hak hadhanah orangtua terhadap anak. Anak dianggap dapat mengurus dirinya sendiri ketika telah mencapai baligh (dewasa). Kedewasaan seorang anak ditandai ketika anak tidak memerlukan pelayanan mengenai kebutuhan pokoknya sendiri baik dari pelayanan dari orangtuanya maupun orang yang mengasuhnya. Dampak yang ditimbulkan akibat dari melepaskan hadhanah terhadap anak perempuan sebelum menikah adalah rawannya kehidupan anak perempuan tanpa pengawasan orangtua, baik itu secara lahiriah maupun batiniah.

 

Diterbitkan
2018-07-02
Bagian
Articles